Artikel Baru :

Ini Ciri Khas Nyeri Dada karena Jantung

Tuesday, November 5, 2013 | 1komentar

Setiap orang pasti pernah merasakan nyeri dada selama hidupnya. Bahkan dalam setahun setidaknya Anda pernah sekali merasa nyeri dada. Kebanyakan, akan langsung menghubungkan nyeri dada dengan sakit jantung, apalagi bila nyeri dadanya dirasakan di dada sebelah kiri.

Continue Reading

Hukum Memakai Cadar Dalam Islam

Sunday, November 3, 2013 | 40komentar


Assalammualaikum...

       Sahabatku yang di rahmati Allah tahukah kalian apa hukum bercadar? Lewat artikel yang singkat ini aul-al-ghifary.blogspot.com akan mencoba menjelaskan sedikit tentang memakai cadar. Sebelum kita melangkah lebih jauh mari kita lihat apa pengertian bercadar, kalau menurut saya bercadar yaitu menutup seluruh anggota tubuh dengan kain, kecuali mata dan hanya berlaku untuk kaum hawa. Memang dari sebagian kita ada yang menganggapnya sunnah, malah sebagian lagi ada yg menganggap keharusan bagi setiap muslimah. Mereka yang mengharuskan bercadar pada umumnya berpedoman pada firman Allah dalam surat Al Ahzab: 59 

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ 

ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".



       Jelas sekali padahal, dalam ayat diatas tidak kita temukan perintah yang menganjurkan menutup muka atau wajah, yang di perintahkan yakni mengulurkan jilbab keseluruh tubuh, bukan muka atau wajah. Jelas sekali bukan...!!
Kalau kita lihat orang yang bercadar kita sulit mengenalinya lantaran muka atau wajah telah ditutupi kain, sedangkan ayat diatas bermaksud ketika seorang wanita menutupi auratnya, dia masih dalam keadaan bisa dikenali, yakni tidak menutup muka atau wajah dengan kain. Saya tidak habis pikir kenapa ada orang yang terlalu fanatik dengan bercadar.

      Mereka yang tidak mengharuskan bercadar berpendapat bahwa wajah bukan termasuk aurat wanita, kedua telapak tangan dan wajah bukan termasuk aurat, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam ‘Al-Mushannaf’ . Mereka juga menggunakan banyak dalil serta mengutip pendapat dari para imam mazhab yang empat dan juga pendapat salafi dari para shahabat Rasulullah SAW.

    Saya sendiri keberatan dengan adanya fatwa keharusan bercadar bagi kaum hawa. Keberatan saya tersebut karena diselingi oleh alasan sebagai berikut:

1. Tidak ada perintah yang jelas mengenakan cadar
2. Sulit dikenali
3. Akan menimbulkan fitnah. Karena bisa saja ada seorang penzina memakai cadar pada        siang hari dan melepaskan cadar pada malam hari.

       Dalam hal ini Sayyid Sabiq mengatakan bahwa seluruh tubuh wanita adalah aurat yang wajib ditutup kecuali muka dan kedua telapak tangan, sebagaimana firman Allah swt :

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

"Janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya". (QS. An Nuur : 31) 

      Maksudnya janganlah mereka memperlihatkan tempat-tempat perhiasan, melainkan kedua telapak tangan, sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadits dari ibnu Abbas, Ibnu umar dan Aisyah.

       Maksud kata perhiasan disini ialah bukan wajah, tetapi dada dan tempat-tempat lain yang bisa memicu syahwat. Sedangkan yang biasa tampak itu adalah muka dan kedua telapak tangan

     Seorang wanita muslimah diharuskan menggunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya serta mengenakan kerudung yang menutupi kepala, leher dan dadanya kecuali wajah dan telapak tangannya. Yang dimaksud dengan wajah adalah mulai dari ujung tempat tumbuhnya rambut sampai ke bagian bawah dari dagu dan selebar antara dua daun telinga, sebagaimana dalil-dalil berikut firman Allah swt :

يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ

Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” (QS. Al Ahzab : 59)

Adapun mengulurkan jilbab itu maksudnya melonggarkan jilbab keseluruh tubuh agar lekuk-lekuk 'perhiasan' wanita tidak berbentuk.

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

Dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya”. (QS. An Nuur : 31)

Jadi, mengenakan cadar  bukanlah merupakan suatu keharusan bagi setiap muslimah, karena tidak ada firman Allah  atau hadits yang tegas tentang penggunaan cadar. Dan menurut saya menggunakan cadar itu adalah perbuatan yang berlebih-lebihan, Allah tidak suka dengan orang yang berlebih-lebihan, seperti yang telah disebutkan dalam firmannya:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al A`raaf : 31)

Sahabatku sekalian, jelas sekali dalam quran atau hadits tidak ada perintah menggunakan cadar, cadar hanyalah sebuah bentuk hukum yang di produksi oleh manusia, jadi apakah kita rela meninggalkan Al Quran dan Hadits lalu melaksanakan apa yang di perintahkan manusia? Masya Allah ?
Saya lebih percaya apa yang ada dalam Al Quran dan Hadits.
Sahabatku mungkin dalam artikel ini terdapat kesalahan dari saya untuk itu saya mohon maaf, dan dengan lapang dada saya menerima kritikan yang membangun dari sahabat, silakan berkomentar di bawah ini dengan sopan.


Wassalam..

ca-app-pub-2512522442323442/9577605767
ca-app-pub-2512522442323442/3204178227
Continue Reading

Makna Shalat Sesungguhnya

Sunday, October 27, 2013 | 14komentar

Penulis: Wilta Aulia Rahmat
 

Assalammualaikum...

     Pada kesempatan ini aul-al-ghifary.blogspot.com akan membahas Makna Shalat Sesungguhnya, karena banyak diantara kita yang salah kaprah memaknai shalat. Shalat itu bukan hanya gerakan 'jungkir balik' yang di lakukan pada waktu tertentu, tapi shalat itu punya makna dan nilai. Dan shalat itu bukan sebuah pertunjukkan, yang harus di perlihatkan dengan sengaja kepada teman, orang tua atau saudara kita, atau shalat itu bukanlah sebuah lambang ke 'aliman' seseorang, karena setiap orang yang mengerjakan shalat belum tentu shalatnya itu diterima langsung oleh Allah. Ngomong-ngomong nih sahabat udah shalat apa belum? Kalau belum, silakan tinggalkan artikel ini kerjakan shalat dulu kemudian baru baca lagi artikel ini.
Continue Reading

Aliran Asy’ariyah

Wednesday, October 23, 2013 | 0 komentar

         Agama Islam terdiri dari 73 aliran,  setiap aliran memiliki filosofi masing-masing dan pandangan yang berbeda-beda, tiap-tiap aliran tersebut mengklaim bahwa aliran merekalah yang paling benar, pada kesempatan kali ini, aul-al-ghifary.blogspot.com akan membahas salah satunya yaitu Aliran Asy’ariyah, mungkin dalam penulisan ini masih terdapat kekurangan, maka dengan rendah hati saya mohon kepada pembaca, untuk berkomentar apabila mendapati kekurangan tersebut.


    Aliran Asy’ariyah ini muncul sebagai reaksi terhadap aliran-aliran yang muncul sebelumnya. Penamaannya dinisbahkan kepada Abu Hasan Ali al-Asy’ari yang semula adalah seorang pengikut Mu’tazilah. Aliran ini berusaha menghidupkan kembali pemahaman keagamaan kepada al-Qur’an dan al-Hadith sebagaimana yang dipahami dan dipraktekkan oleh generasi salaf tetapi dengan mempergunakan argumentasi bercorak kalamiyah.

Continue Reading

Waktu Shalat Indonesia

Tuesday, October 22, 2013 | 0 komentar

jadwal-sholat

Continue Reading

Al Quran Dan Terjemah

| 0 komentar

Continue Reading

Ibadah Haji Menurut Petunjuk Rasulullah SAW

Monday, October 21, 2013 | 0 komentar

Ibadah Haji Menurut Petunjuk Rasulullah SAW


           Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima, apabila kita telah melaksanakannya maka sempurnalah islam kita, meskipun demikian banyak sekali saudara-saudara kita yang berhaji masih bingung mengenai pelaksanaan ibadah haji, oleh karena itu saya mengajak para pembaca menilik bagaimana rasulullah melaksanakan haji, siapa tau diantara para pembaca dikemudian hari ada yang ingin melaksanakan ibadah haji karena dengan petunjuk beliaulah haji kita menjadi mabrur.
Continue Reading
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ruang Aulia - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger